PUISI

DENGAN PUISI, AKU

Dengan puisi aku bernyanyi

Sampai senja umurku  nanti

Dengan puisi aku bercinta

Berbatas cakrawala

Dengan puisi aku mengenang

Keabadian yang akan datang

Dengan puisi aku menangis

Jarum waktu bila kejam mengiris

Dengan puisi aku mengutuk

Nafas zaman yang busuk

Dengan puisi aku berdoa

Perkenankanlah kiranya

“TAUFIK ISMAIL”

 

 

BINTANG

Cerah nian langit sekarang

Awan-awan tiada disana

Berkelap-kelip senyuman bintang

Bagai beledru bertabur permata

Entah dimana kelana berada

Entah terbang ke awing-awang

Entahkan badan entahkan jiwa

Naik membungbung kealam bintang

Akh, bukan badan, bukan jasmani

Hanya khayalku terbang kesana

Naik bersama arwah yang suci

Membawa pujian kepada yang Esa

A. HASJMY”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s